Pembelajaran Membatik di Sekolah : Batik yang sudah menjadi kebanggaan nasional seharusnya tidak menjadi
kenangan di setiap tanggal 2 Oktober saja, akan tetapi bagaimana
mempertahankan batik-batik tersebut tidak punah tergerus oleh zaman.
Kita harus menularkan ilmu membatik kepada generasi-generasi muda
sehingga kita memiliki pembatik-pembatik baru. Proses penularan ilmu
membatik dapat melalui wadah-wadah pendidikan di sekolah atau pendidikan
luar sekolah. Dengan memasukkan pelajaran membatik di muatan lokal
sekolah atau program pengembangan diri.
Dalam upaya pelestarian batik, memang seharusnya para siswa dibekali
dengan ilmu dan pengetahuan membatik. Agar mereka dapat mengembangkan
tradisi membatik pada generasi berikutnya. Hal ini merupakan upaya yang
sangat positif, karena di dalam belajar membatik siswa memperoleh banyak
hal, disamping pengetahuan tentang seni dan tradisi, siswa juga dilatih
untuk belajar bersabar, disiplin, cermat, teliti dan tanggung jawab.
Adapun langkah membatik yang kita ketahui antara lain :
Adapun langkah membatik yang kita ketahui antara lain :
- Menyiapkan peralatan membatik
- Membuat desain batik di kertas atau kain
- Memanaskan lilin / malam di kompor dan wajan yang telah disiapkan.
- Masukkan cairan lilin ke dalam canting dan ukirlah kain batik dengan canting dan malam sesuai dengan motif yang sebelumnya telah digambar pada kain.
- Memulai membatik
- Melakukan pewarnaan. Namun bila harus menunggu keesokan harinya.
- Melakukan pelorotan atau pelepasan lilin di kain dengan mengnakan air yang telah panas mendidih, agar lilin dapat terlepas dengan mudah.
- Kemudian kain batik tersebut dibilas menggunakan air bersih dan selanjutnya bisa dijemur, kemudian di jemur/ diangin-anginkan.
- Diseterika

Tidak ada komentar:
Posting Komentar