Senin, 02 November 2015

Pembelajaran Membatik di Sekolah

Pembelajaran Membatik di Sekolah : Batik yang sudah menjadi kebanggaan nasional seharusnya tidak menjadi kenangan di setiap tanggal 2 Oktober saja, akan tetapi bagaimana mempertahankan batik-batik tersebut tidak punah tergerus oleh zaman. Kita harus menularkan ilmu membatik kepada generasi-generasi muda sehingga kita memiliki pembatik-pembatik baru. Proses penularan ilmu membatik dapat melalui wadah-wadah pendidikan di sekolah atau pendidikan luar sekolah. Dengan memasukkan pelajaran membatik di muatan lokal sekolah atau program pengembangan diri. 

Dalam upaya pelestarian batik, memang seharusnya para siswa dibekali dengan ilmu dan pengetahuan membatik. Agar mereka dapat mengembangkan tradisi membatik pada generasi berikutnya. Hal ini merupakan upaya yang sangat positif, karena di dalam belajar membatik siswa memperoleh banyak hal, disamping pengetahuan tentang seni dan tradisi, siswa juga dilatih untuk belajar bersabar, disiplin, cermat, teliti dan tanggung jawab.

Adapun langkah membatik yang kita ketahui antara lain : 
  1. Menyiapkan peralatan membatik 
  2. Membuat desain batik di kertas atau kain 
  3. Memanaskan lilin / malam di kompor dan wajan yang telah disiapkan. 
  4. Masukkan cairan lilin ke dalam canting dan ukirlah kain batik dengan canting dan malam sesuai dengan motif yang sebelumnya telah digambar pada kain. 
  5. Memulai membatik 
  6. Melakukan pewarnaan. Namun bila harus menunggu keesokan harinya. 
  7. Melakukan pelorotan atau pelepasan lilin di kain dengan mengnakan air yang telah panas mendidih, agar lilin dapat terlepas dengan mudah. 
  8. Kemudian kain batik tersebut dibilas menggunakan air bersih dan selanjutnya bisa dijemur, kemudian di jemur/ diangin-anginkan.
  9. Diseterika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar